Hari-Hari Suci Orang Yahudi

Tembok Ratapan. Foto: pixabay.com

Harian Sejarah - Dalam agama samawi ada hari-hari yang disucikan bagi umatnya. Hari-hari ini tersebut bernilai sacral karena berhubungan langsung  dengan pencipta. Salah satu tema pembahasan kali ini adalah hari-hari suci agama orang Yahudi, yaitu Judaisme, salah satu rumpun agama samawi.
Tema-tema dari pengampunan dan pertobatan merefleksikan di hari-hari penting orang Yahudi, Rosh Hashanah (hari tahun baru Yahudi)  dan Yom Kippur (hari penebusan dosa)  ini merupakan hari-hari suci diperingati di September atau Oktober tergantung penanggalan Yahudi.

Sinagoga terisi penuh dengan banyaknya gelombang pengunjung bagi orang-orang yang sebelumnya tidak bisa hadir di sepanjang tahun.  Rosh Hashaana diikuti 10 hari kemudian oleh berdoa dan puasa yang disebut Yom Kippur untuk Yahudi keseluruhan periode ini adalah waktu Genting dimana Tuhan tidak hanya memutuskan nasib mereka tetapi juga menunjukkan belas kasih kepada mereka yang ingin memperbaiki Jalan mereka.

1. Rosh Hashanah 

Hari-Hari Suci Orang Yahudi

Festival ini ditandai dengan pembuatan dunia oleh Tuhan, ini juga terlihat sebagai waktu penghakiman ketika Tuhan menyeimbangkan Perbuatan baik terhadap perbuatan buruk dan memutuskan akan ditaruh kemana  mereka di tahun selanjutnya.  

Penilaian dicatat di satu dari tiga buku, satu untuk kebaikan, satu untuk kejahatan, dan satu untuk rata-rata seseorang. Selama 10 hari kemudian dikatakan sebagai hari perenungan orang-orang diberikan kesempatan untuk bertobat karena hari penghakiman Allah tertutup pada hari Yom Kippur.
Ciri khas dari Rosh Hashanah itu sendiri terdiri dari

a. Shofar

Hari-Hari Suci Orang Yahudi
Selama Rosh Hashanah,  sinagoga melayani  lebih lama dan lebih khusyuk dari biasanya dan termasuk pengakuan dan pertobatan.  Sebuah ritual penting di lambangkan dengan kesempatan menyuarakan Shofar,  sering dibuat dari tanduk biri-biri jantan yang dikorbankan oleh Ibrahim. Suara dari Shofar juga dimaksudkan untuk panggilan membangunkan, menginspirasi orang-orang memikirkan tahun yang berakhir dan memutuskan menuju hidup lebih baik di tahun depan.

b. Kebiasan Tahun Baru

Pada komunitas sama orang-orang mengirim kartu tahun baru. Tidak seperti tahun baru sekuler, waktu ini bagi Yahudi untuk meminta maaf kepada Tuhan dan mereka yang telah disakiti, dizalimi dan lainnya.

c. Tahun Baru Manis


Pada malam festival biasanya memakan bagian dari apel yang dicelup madu, dengan harapan bahwa tahun baru akan manis orang-orang juga memakan buah asing yang belum mereka makan untuk beberapa waktu atau menggunakan baju baru

2. Yom Kippur


Hari tersuci dari kalender Yahudi adalah Yom Kippur, selain dari mereka yang sakit dan mengkonsumsi obat-obatan, setiap orang usia Bar atau Bat Mitzvah berpuasa untuk 25 jam, dan Hampir semua orang menghabiskan waktu keseluruhan hari untuk berdoa di sinagog untuk menebus kesalahan dengan pencipta mereka. Kebaktian Yom kippur berakhir dengan tiupan sekali dari Shofar, dan setiap orang kembali ke rumah rasa perasaan telah dibersihkan dan memiliki tujuan baru

Hari-Hari Suci Orang Yahudi

Ciri khas yang menonjol dari Yom Kippur adalah kebiasaan ber-Tzedakah atau beramal. Doa paling tinggi hari suci disebutkan bahwa mereka yang sungguh bertaubat, berdoa. dan memberikan amal akan dijamin memiliki tahun yang baik. Meskipun tidak ada uang ditangani pada Yom Kippur sendiri,  di banyak sinagog Rabbi akan membuat orang-orang terdorong untuk memberikan uangnya ke lembaga amal tertentu.

Belum ada Komentar untuk "Hari-Hari Suci Orang Yahudi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel